Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

Kacamata Berkabut Manjakan Gamer dan Kutu Buku

Jepang memang benar-benar identik dengan inovasi canggih. Kacamata yang terlihat biasa pun bisa dipermak menjadi sebuah gadget canggih oleh perusahaan asal Negeri Sakura itu. Masunaga Optical Manufacturing -- demikian nama perusahaan tersebut -- telah menciptakan sebuah kacamata untuk menjawab kebutuhan para penggila game, komputer dan kutu buku. Pasalnya, ketiga sosok di atas sering bermasalah dengan penglihatan mereka yang kerap kekeringan atau bahasa ilmiahnya mengalami ocular dehydration lantaran terlalu lama terpaku terhadap satu objek. Kacamata canggih ini bernama 'Wink Glasses'. Cara kerja alat ini, ketika sensor di dalamnya mendeteksi bahwa pengguna belum berkedip lebih dari 5 detik, maka ia akan mengeluarkan 'kabut' dan menghasilkan cairan display kristal yang membuat kacamata menjadi berembun. Namun setelah itu, dilansir AFP dan dikutip detikINET, Rabu (28/10/2009), kacamata seharga 40 ribu Yen atau setara dengan US$ 430 ini akan 'berkedip' lagi untuk membuat lensa kacamata bersih seperti semula. Masunaga memang bukan perusahaan sembarangan. Mereka adalah perusahaan kacamata yang menyokong mantan calon wakil presiden AS Sarah Palin. Atas kerjasama itu pula, perusahaan yang berbasis di Fukui ini menjadi lebih populer.

Ilmuwan Bikin Aplikasi iPhone untuk Cek Mata

Sekumpulan ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat, mengembangkan sebuah aplikasi iPhone yang bisa digunakan untuk memeriksa mata. Aplikasi bernama Near-Eye Tool for Refractive Assessment (NETRA) ini berfungsi sebagai alat tes kesehatan mata, melakukan diagnosa, dan memberi saran kacamata yang dibutuhkan. Ramesh Raskar dari MIT menyebutkan, NETRA yang dikembangkan bersama timnya ini merupakan alat pendeteksi mata yang cukup canggih, mudah digunakan dan harganya terjangkau. Dengan demikian, pasien tak selalu harus berkunjung ke dokter mata, melainkan bisa melakukan periksa mata sendiri. "Anda hanya perlu menggunakan ponsel. Ini merupakan alat optik yang murah di antara sekian banyak alat opik lainnya yang sangat mahal," ujarnya. pasien cukup menguji penglihatan mereka dengan menatap lensa plastik kecil yang dipasangkan pada layar iPhone. Tes seperti ini dilakukan sebanyak delapan kali untuk setiap mata. Kemudian, aplikasi tersebut akan menganalisa hasilnya dan menampilkan resep atau saran terbaik hanya dalam hitungan menit. Dalam tes tersebut, pasien menekan tombol untuk mencocokan posisi serangkaian warna hingga mereka tumpang tindih. Semakin sering mereka menekan tombol, artinya semakin buruk tingkat penglihatan mereka. sumber 'detik'
Share/Bookmark

MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG OPTIK METRO

MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG OPTIK METRO
klik gambar

artikel Populer

my favorit song