Tampilkan postingan dengan label lensa kontak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lensa kontak. Tampilkan semua postingan

LENSA KONTAK UNTUK KEBUTUHAN MELIHAT JAUH DAN DEKAT

Bagaimana lensa kontak bisa menjadi seperti judul diatas?
Bagi orang yang selalu berkacamata..., mungkin suatu saat, ia menginginkan penampilan dengan tanpa kacamatanya itu. Dan terpikir olehnya, bagaimana caranya ia terlepas-bebas dari suatu 'beban' yang selalu mengganggu di pangkal ujung hidungnya tersebut... Maka dalam langkah awalnya, ia akan mencoba menggunakan alternatif lain yang cukup terjangkau dan sesuai dengan kebutuhannya..., yaitu Lensa-kontak ! Pilihan untuk menggunakan lensa-kontak ini bisa jadi sangat tepat. Apalagi bila ukuran minusnya cukup lumayan tinggi sehingga membuat kacamatanya akan menjadi tampak lebih tebal dan berat. Tentunya dengan lensa-kontak ini diharapkan akan memberikan banyak segi keuntungan yang berarti, terutama ia sangat efektif dari segi kosmetik untuk sebuah penampilannya. Lagipula, penggunanya pun akan lebih merasakan 'bebas-lepas' dalam melakukan aktifitasnya yang memerlukan banyak gerakan tubuh, misalnya olah-raga, aksi panggung, dan kegiatan out-door lainnya.
Lalu, bagaimana dengan orang yang juga memiliki 'ukuran baca' alias seseorang yang 'presbiopia'.... Walaupun untuk ukuran jauhnya itu sudah dikoreksi dengan menggunakan lensa-kontak, namun ia juga harus tetap membawa kacamata-bacanya kesana-kemari dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari.
Nah jawaban dari "Bagaimana lensa kontak bisa menjadi seperti judul diatas?" adalah dengan suatu tehnik yg dinamakan tehnik monovision. TEHNIK MONOVISION UNTUK PRESBYOPIA Adalah suatu tehnik alternatif yang dapat mengatasi masalah seperti di atas secara efektif. Tehnik ini telah digunakan sejak tahun 1920, yang dikenal dengan tehnik Monovision untuk presbiopia. Prinsip kerja tehnik monovision ini, yaitu ; satu mata dikoreksi dengan 'ukuran jauh' (pada mata yang dominan), dan yang satu mata lagi digunakan untuk 'ukuran baca'.
Untuk menerapkan teknik monovision ini, pada saat pemeriksaan mata, mintalah refraksionist anda untuk memeriksa dan mengetahui mata dominan anda.Nantinya, mata yang dominan akan diset sebagai mata untuk penglihatan jauh, jadi akan dipasangi softlens yang berukuran untuk melihat jauh. Sedangkan mata yang tidak dominan, akan diset sebagai mata untuk penglihatan dekat (misalnya: baca buku, melihat ke monitor komputer, melihat ke layar ponsel), jadi akan dipasangi softlens yang berukuran untuk melihat dekat. Dalam hal ini, ketika kedua mata kita melihat objek yang jauh, maka mata yang terjelaslah yang akan dipilih oleh otak kita. Pada pandangan mata sebelahnya yang 'kabur' ia akan disupresikan. Demikian juga pada saat kita melihat dekat ataupun membaca, maka mata yang bekerja adalah mata untuk melihat objek dekat terjelas yang akan dipilih oleh otak.
Keuntungan monovision dengan Lensa-Kontak.....
  • Baik secara kosmetik, baik bagi orang yang suka besosialisasi.
  • Lebih mudah dan murah.
  • Penglihatan jarak jauh dan dekat dapat di optimalkan.
  • Pengguna dapat langsung menentukan apakah mereka suka atau tidak suka.
Tehnik monovision ini adalah pilihan yang cukup baik untuk mengkoreksi presbiopia dengan menggunakan lensa-kontak. Tingkat keberhasilannya dapat mencapai hingga 70%. Tehnik ini lebih disarankan untuk presbiop dini, dengan nilai addition (add+) lebih rendah dari +1.75. Namun untuk meggunakan tehnik ini sebaiknya dilakukan serta didiskusikan terlebih dahulu dengan ahli-mata yang anda percayakan (dokter-mata, optometris ataupun optician di optikal).
Sebagai contoh.....
Bagi orang yang memiliki resep kaca mata : (R) S-3.50 (L) S-3.25 Dengan ukuran baca (addition='add+') adalah +1.50 Dalam pemeriksaan refraksi diketahui mata yang dominan adalah mata kanan (R).
Maka ukuran lensa-kontak yang digunakan adalah..... (R) S-3.50 (L) S-1.75 (hasil penjumlahan ukuran 'L' dengan nilai 'add+')
Kesana-kemari tanpa harus membawa kacamata baca lagi.......! sayangnya tehnik ini punya kekurangan-kekurangannya yg belum diatasi hehehe... Nah sekarang saya beritahukan kekurangan tehnik monovion ini, saya gak akan tutup tutupi ,
Apakah kelemahan dari tehnik monovision ini....
  • Perlu proses adaptasi - penglihatan dengan hanya satu mata saja, untuk melihat jauh maupun untuk dekatnya.
  • Penglihatan 'Stereoskopik' menjadi berkurang.
  • Ke-'kontras'-an pada penglihatan menurun, terutama untuk penglihatan di malam hari.
  • Kesulitan untuk penglihatan jarak menengah (medium).
  • Perlu perawatan untuk lensa-kontak.
  • Kontra indikasi ; bagi seseoran yang memiliki Ambliopia (mata-malas), penyakit mata akut atupun kronis, penyakit pada kelopak mata serta kelainan kelenjar airmata, dll.
masih bingung???? anda bisa konsultasikan kebingungan anda dengan kami kapan saja , optik kami buka setiap hari mulai pukul 9.30 s/d 20.30. dan semoga bermanfaat.

Keunggulan Perawatan dengan Peroxide dan Chlorophil..

Cara ini mungkin masih terasa asing bagi para pengguna contac-lens, terutama di Indonesia. Cairan solutionnya pun masih agak jarang di pasaran. Salah satu contoh merek larutan pembersih ini, misalnya adalah EverClean yang diproduksi oleh Avizor dari Spanyol. Namunpun demikian, cara perawatan ini sebaiknya kita pelajari karena memiliki banyak keunggulan dari cara sebelumnya. Keunggulan Perawatan dengan Peroxide dan Chlorophil..
  • Bebas bahan pengawet.
  • Tablet Chlorophil berfungsi ganda, yaitu sebagai penetral dan pembersih protein.
  • Tidak perlu di gosok(pembersihan hanya dilakukan di dalam tabung), serta tidak perlu menggunakan cleanner lain.
  • Daya bersihnya maximal.
  • Kemampuan membunuh micro-organisme lebih besar.
  • Dapat digunakan untuk semi-hard-lens (RGP).
Langkah-langkah Penggunaan Cairan Peroxide & Tablet Chlorophil.......
  • Cuci tangan dengan bersih....
  • Letakan lensa-kontak pada tempat khusus (pada penutup tabung) sesuai dengan posisinya.
  • Isi tabung / casing khusus sebatas garis yang terdapat pada tabung tersebut.
  • Tambahakan 1 tablet Chlorophil ke dalam tabung perawatan khusus, kemudian tutup rapat...
  • kocok perlahan untuk proses desinfeksi...
  • Letakan tabung pada posisi vertikal, lalu di diamkan minimal 2 jam dan maximal 2 hari. Pastikan cairan di dalam tabung berubah warna menjadi hijau-muda dalam waktu 2 jam, bila tidak berubah maka langkah2 di atas harus di ulang.
  • Kocok tabung secara perlahan sebelum dibuka...
  • Lensa kontak siap di gunakan.....
  • Cairan lama dibuang, tabung / casing di cuci bersih, lalu di keringkan / diangin-anginkan.
Perlu Diperhatikan.....
  • Cara pencucian ini tidak menggunakan telapak tangan tapi langsung pada casingnya
  • Bila cairan Peroxide yang telah diberi tablet Chlorophil selama perendaman lensa tidak berubah warnanya, maka proses harus diulang dari awal lagi...
  • Jika tidak dipakai untuk beberapa hari, cairan dan tablet harus di ganti....
  • Simpan di suhu ruangan.
  • Baca aturan pakai....
  • Botol cairan Hidrogen-Peroxide ini dikemas dalam satu dos bersama tablet Chlorophil-nya dalam jumlah tertentu.
  • dan terakhir, saya gak jual produk ini, sudah tanya-tanya tapi memang di indonesia cara ini jarang dipakai.aneh padahal cara paling aman...

perawatan softlens

Ketika anda membeli sepasang softlens, pastilah anda dibekali terlebih dahulu bagaimana cara perawatannya. Perawatan ini sangat penting. Tentunya hal ini menyangkut resiko yang ditimbulkan dari pemakaian soft-lens terhadap mata kita. Dalam kesempatan ini, saya ingin me-'review' kembali langkah2 perawatan 'lensa-kontak lunak' dari apa yang anda sudah ketahui sebelumnya. Dalam perawatan lensa-kontak, hendaknya dilakukan secara rutin dan benar serta setiap hari. Apabila lensa-kontak tidak dibersihkan atau di-'desinfeksi' dengan cairan 'Solution' setiap hari, dikwatirkan mikro-organisme seperti bakteri, virus, jamur dapat tumbuh pada lensa dan akan mengakibatkan infeksi. Untuk itu, juga perlu anda ketahui tentang ketentuan2 yang berlaku dalam penggunaan cairan pencucinya ( solution multi-purpose). Ketentuan penggunaan cairan solution multi purpose ...
  • Waktu minimal dan waktu maximal pada saat perendaman lensa. Umumnya cairan 'solution-multi purpose' ini memiliki waktu perendaman minimal 4 jam, maximal 24 jam.
  • Jangan mencampur larutan solution lain menjadi satu dalam penggunaanya.
  • Jangan menuangkan ke wadah / botol lain untuk digunakan lagi, ataupun memindahkan isinya ke dalam botol lain. Tujuannya agar tidak terjadi kontaminasi kuman dari udara serta wadah yang akan digunakan.
  • Gunakan tablet pembersih protein (PRT) untuk perawatan mingguan, harus dari produk / merk yang sama dengan cairan solutionnya.
  • Gantilah dengan yang baru setelah 90 hari terhitung setelah segel dibuka.
  • Cuci tangan yang bersih dengan sabun sebelum mencuci softlens dengan solution.
Langkah2 perawatan harian pada softlens ...
  • Cuci tangan dengan bersih menggunakan sabun yang lembut, lalu keringkan tangan.
  • Letakan softlens di bagian cekung tangan, lalu tuangkan cairan solution 2 atau 3 tetes diatasnya.
  • Gosoklah lensa dengan daging ujung jari telunjuk secara hati2, lakukan salama 20 detik.
  • Bilaslah dengan cairan solution serta gosok dengan daging ujung jari sekedarnya.
  • Letakan softlens ke dalam casingnya, tuangkan cairan solution ke dalamnya hingga benar2 terendam. Rendam softlens minimal 4 jam maximal semalaman.
  • Keesokan harinya ketika softlens akan digunakan, lakukan langkah yang sama seperti di atas, dicuci serta dibilas.
  • Cairan solution bekas perendaman dibuang. Lalu, casing tempat perendaman dibersihkan dan dalam kondisi terbuka dari tutupnya diletakan tertelungkup.
Perawatan mingguan pada softlens ...
  • Cuci tangan dengan bersih.
  • Softlens di cuci dan dibilas seperti langkah2 di atas.
  • Masukan softlens ke dalam casing, lalu tuangkan cairan solution hingga terendam.
  • Masukan tablet PRT ke dalam masing-masing tempat untuk lensa kanan dan kiri.
  • Diamkan minimal 2 jam maximal 12 jam.
  • Cuci dan bilas kembali dengan cairan solution.
  • Bersihkan casing soflens atau tempatnya.
Apabila anda menghadapi kesulitan dalam mencari tablet PRT (Protein Remover Tablets) yang sama merknya dengan cairan solutionnya, anda dapat mengunakan cairan 'Saline' (cairan bersifat 'netral') sebagai perendamnya. Caranya, setelah softlens dicuci dan dibilas dengan cairan solution, softlens dibilas lagi dengan cairan saline. Masukan softlens ke dalam casing dan rendamlah hingga penuh dengan saline. Masukan tablet PRT ke dalam masing tempatnya, kanan dan kiri. Rendam hingga minimal 2 jam, maximal semalaman. Setelah itu, bilaslah dengan larutan saline lagi. Lakukan pencucian serta pembilasan dengan larutan solution seperti semula.

Untung Pakai Lensa Kontak

Banyak sekali yang bisa didapat karena memakai lensa kontak untuk penampilan sehari-hari. Pasti Anda tergiur dibuatnya!

● Lebih Percaya Diri Lepas dari gagang kacamata yang identik dengan sosok kutu buku, tentunya membuat rasa percaya diri timbul kembali.

● Menunjang Segala Aktivitas Lensa kontak tak membatasi dan tak mengganggu dari aktivitas yang biasanya terhalangi ketika memakai kacamat.

● Lebih Aman Tak perlu takut kacamata terjatuh dan pecah saat beraktivitas. Kan, sudah memakai lensa kontak!

● Penglihatan Lebih Baik Lensa kontak meminimalisir jarak mata dengan lensa sehingga ketajaman mata menjadi lebih baik. Selain itu, sudut penglihatan lebih luas, karena lensa langsung menempel pada mata.

Pilah-Pilih Lensa Kontak

lensa kontak memang memiliki kelebihan dibanding kacamata. "Misalnya, lensa kontak tidak berembun, dapat digunakan bagi orang yang pekerjaanya tidak memungkinkan pakai kacamata, dan dapat mengoreksi tajam penglihatan lebih baik."

BERBEDA BAHANNYA
Berdasarkan bahannya, lensa kontak ada yang soft lens (lensa kontak lunak) yang terbuat dari hidrogel dan semi hard lens atau rigid lens , yaitu lensa kontak kaku yang terbuat dari bahan silikon akrilat (akrilik). Saat ini, sudah ada lensa kontak rigid gas permeable (RGP) atau lensa kontak kaku yang tembus gas (oksigen dan karbon dioksida).

Dari segi harga, RGP memang relatif lebih mahal dari soft lens . "Meski mahal, tetapi replacement RGP lebih lama,"

MENGHAMBAT MINUS
Keunggulan lain RGP, dapat menghambat pertambahan minus mata. Menurut penelitian, pertambahan minus pada pemakaian RGP hanya setengahnya dari pemakai kacamata atau soft lens .

Kelemahannya, dengan RGP mata harus beradaptasi jauh lebih lama (1-2 minggu) daripada menggunakan soft lens.

Dari perkembangan RGP, saat ini ada lensa kontak ortokeratologi yang didesain khusus, di mana lensanya menekan kornea agar agak datar sehingga minusnya bisa terkoreksi. Ortokeratologi dipakai hanya malam hari.

REAKSI ALERGI
Komplikasi pemakaian soft lens yang terbanyak adalah reaksi alergi yang disebabkan bahannya atau komponen cairan perawatannya.

Selain alergi, soft lens juga bisa mengakibatkan kekurangan oksigen, karena daya hantar oksigen soft lens ini masih kurang. Penggunaan semi hard lens (RGP) dapat meminimalkan kemungkinan alergi dan kekurangan oksigen.

JENIS LENSA KONTAK
Dari segi repleacement -nya, lensa kontak dibagi ke dalam beberapa jenis, sesuai rekomendasi dari pabrikannya.
1. Disposable , alias bisa dibuang usai dipakai. 2. Frequent replacement. Harus diganti setiap 3-6 bulan. 3. Permanen. Dapat dipakai selama setahun atau lebih. 4. Dari segi pemakaiannya, lensa kontak dibagi dua: - Daily wear (pemakaian siang hari dan tak bisa dipakai tidur). - Overnight wear (bisa dipakai saat tidur).

note
1. ada beberapa orang yang sama sekali tidak boleh pakai lensa kontak (penderita belspalsi atau kelumpuhan pada syaraf wajah). 2. Periksa mata dan lensa 6 bulan sekali. 3. Jangan sembarangan membeli soft lens. 4. Dari produsennya, lensa kontak RGP tersedia hingga minus 25. Sementara soft lens sampai minus 10. 5. Waspadai mata merah, gatal, berair, sakit, dan tajam penglihatan menurun, segeralah lepas lensa kontak dan periksakan ke dokter mata. 6. Bersihkan lensa kontak.

Pintar Pakai Lensa Kontak

Bosan pakai kacamata atau ingin tampil lebih gaya? pakai saja lensa kontak.

* Pastikan tangan sudah bersih dan kering sebelum memegang dan memakai lensa kontak. Untuk mencuci tangan, pakai sabun non-parfum.

* Jangan menggunakan kuku untuk memegang lensa kontak.

* Apabila memakai lensa kontak di wastafel, tutup lubang saluran airnya. Ini untuk mencegah lensa kontak masuk ke dalam saluran air wastafel.

* Biasakan memakai lensa kontak secara berurutan, supaya tidak tertukar antara lensa yang kanan dan kiri. Ikuti juga aturan memakainya sesuai yang tertera dalam boks lensa kontak.

* Periksa baik-baik lensa kontak, untuk menghindari adanya kotoran yang menempel.

* Lensa kontak sudah terpasang? Lihat ke bawah untuk memastikan posisinya sudah benar. Tutup mata sebentar, kerjapkan beberapa kali. Ulangi langkah yang sama untuk mata yang sebelahnya.

Lensa Kontak yang Bikin Mata Tampak Besar Ternyata Berbahaya

Lensa kontak tak hanya dipakai oleh orang yang matanya bermasalah. Anak-anak muda menggunakan lensa kontak untuk bergaya agar bola matanya berganti warna atau kelihatan tampak besar. Tapi lensa kontak kosmetik yang membuat mata terlihat lebih besar (lensa kontak jenis circle) ternyata berbahaya untuk kesehatan bila dibeli tanpa resep. Hal ini diperingatkan oleh American Academy of Ophthalmology (AAO). AAO prihatin meningkatnya penggunaan lensa kontak tanpa resep di kalangan remaja dan dewasa muda baru-baru ini, setelah bintang pop Lady Gaga tampil menawan dengan lensa kontak dalam video klipnya 'Bad Romance'. Lensa kontak 'circle' dibuat melampaui iris dan lensa mata, yang membuat mata tampak lebih besar. Tapi itu dapat membahayakan mata, terlebih lagi bila penggunaannya tidak disertai resep yang tepat. Menurut AAO, penjualan lensa kontak kosmetik 'mata besar' tanpa resep sebenarnya sudah dilarang oleh pemerintah Amerika Serikat sejak tahun 2005, tetapi penjualan tetap saja terjadi melalui media online. Asal tahu saja, semua lensa kontak diklasifikasikan sebagai alat medis dan hanya dapat didistribusikan melalui perawatan mata profesional yang berlisensi. "Kami mengingatkan konsumen tentang bahaya dari membeli lensa kontak kosmetik tanpa resep, termasuk lensa kontak 'circle'. Setiap jenis lensa kontak adalah alat medis yang memerlukan resep yang tepat oleh perawatan mata profesional yang berkomitmen pada konsumen," pernyataan AAO, seperti dilansir dari Health24, Jumat (9/7/2010). Dokter mata juga mencatat bahwa peradangan dan nyeri yang terjadi karena penggunaan lensa 'circle' tanpa resep dapat menyebabkan masalah yang serius, termasuk lecetnya kornea dan infeksi. AAO juga mendesak bahwa semua lensa kontak harus dipasang oleh profesional yang terlatih seperti refraksionis optisien. Serta siapapun yang mengembangkan rasa sakit, terbakar, kemerahan, lecet atau sensitivitas terhadap cahaya ketika menggunakan lensa kontak harus berkonsultasi dengan dokter mata.
  • sumber detik

Lensa Kontak Bantu Atasi 7 Penyakit

Lensa kontak selama ini hanya diketahui untuk orang yang memiliki mata minus atau plus. Tapi generasi baru dari lensa kontak tak hanya untuk mata minus dan plus. Setidaknya ada 7 penyakit yang bisa diatasi dengan lensa kontak. Lensa kontak biasanya digunakan sebagai pengganti kacamata agar penglihatannya tetap jelas dan terang. Seiring perkembangan teknologi, kini lensa kontak juga bisa digunakan untuk membatasi permasalahan mata yang serius hingga penyakit migrain dan diabetes. Seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (21/4/2010) ada beberapa penyakit yang bisa dibantu pengobatannya dengan menggunakan kontak lensa terkini, yaitu:
  • 1. Migrain
Lensa kontak berwarna merah telah dikembangkan untuk meringankan penderitaan seseorang dari migrain. Lensa kontak ini berfungsi untuk menyaring gelombang cahaya yang berlebihan memberikan rangsangan pada reseptor retina (jaringan yang sensitif terhadap cahaya) yaitu jaringan ini terletak di lapisan permukaan dalam mata yang dapat mengekibatkan sakit kepala. Dr Richard arrison dari San Jacinto Methodist Hospital di Texas baru-baru ini melakukan uji coba pada 33 pasien migrain yang punya riwayat ketakutan akan foto (photopobia) akibat sensitiviats berlebih dari cahaya. Lensa merah ini disisipkan selama serangan akut sehingga bisa mengurangi rasa nyeri. Selain itu lensa ini juga diberikan pada olahragawan sehingga dapat menyaring sinar matahari.
  • 2. Diabetes
Para peneliti di University of Western Ontario, Kanada telah menciptakan lensa yang secara kimia dapat bereaksi terhadap glukosa yang ditemukan pada air mata. Lensa ini dapat memonitor kadar gula darah dan setiap perubahan yang terjadi ditandai dengan mengubah warna. Pengukuran ini akan jauh lebih efisien dan mengurangi metode invasif.
  • 3. Disleksia
Prof John Stein dari Oxford University memperkirakan bahwa satu dari tiga penderita disleksia dapat dihindari dengan menggunakan filter warna pada lensa kontaknya. Karena beberapa diantaranya dapat membaca dengan lebih baik jika teks muncul dengan latar belakang berwarna dan bukan putih yang dapat menimbulkan kebingungan. Lensa kontak ini akan menyaring frekuensi cahaya warna sehingga bisa mengubah warna cahaya yang memudahkan penderita untuk mendeteksi.
  • 4. Penyakit Kornea
Tim riset dari University of New South Wales di Sydney telah menggunakan sel induk sebagai master sel dengan kemampuan untuk mengubah menjadi tipe sel lainnya pada lensa kontak untuk mengobati penyakit kornea. Sel batang dari tiga penderita penyakit kornea dipindahkan dan ditumbuhkan pada lensa kontak. Lensa kontak yang sudah berlapis sel batang ini dimasukkan ke mata selama tiga minggu. Selama waktu itu, sel-sel induk akan berpindah dari lensa dan mulai menyembuhkan kornea yang rusak. Dengan menggunakan prosedur ini maka akan mengurangi jumalh pendonor kornea mata dan tidak akan ada sel-sel yang ditolak.
  • 5. Glaukoma dan Katarak
Lensa kontak yang dilengkap dengan obat-obatan seperti vitamin E bisa digunakan untuk mengobati penyakit mata yang umum. Para ilmuwan dari University of Florida telah mengembangkan lensa kontak yang dapat menggantikan penggunaan obat resep selama periode beberapa minggu. Di dalam lensa kontak ini ditanamkan partikel obat yang akan lebih efisien daripada tetes mata, karena hanya 1 dari 5 persen obat tetes mata yang mencapai kornea. Mata terdiri dari jaringan pembuluh darah sehingga bisa dijadikan indikator untuk mengungkapkan kondisi kesehatan mata. Ilmuwan di University of Washington, AS mengembangkan lensa kontak bertenaga surya dengan komputer mikroskopik. Dengan begitu kondisi kesehatan bisa diukur dari permukaan mata. Secara potensial alat ini bisa menggantikan tes darah dignostik seperti anemia, diabetes, tingkat kolesterol, tiroid, ginjal dan fungsi hati.
  • 7. Rabun Ayam
Lensa kontak ini dipakai saat malam hari untuk membantu orang yang sulit melihat saat malam hari (rabun ayam) akibat kornea yang terlalu melengkung atau bola mata yang terlalu panjang. Lensa ini membantu menekan kornea dan mengurangi kelengkungan, sehingga saat memusatkan cahaya langsung menuju retina dan membantu pasien untuk melihat di malam hari. SUMBER DETIK HEALT

serba serbi lensa kontak

Lensa kontak adalah lensa plastik tipis yang dipakai menempel pada kornea mata. Lensa kontak memiliki fungsi yang sama dengan kacamata, yaitu mengoreksi kelainan refraksi, kelainan akomodasi, terapi dan kosmetik.
  • Jenis-jenis LENSA KONTAK
  • 1. Hard Contact Lens atau Lensa Kontak Keras
  • 2. Soft Contact Lens atau Lensa Kontak Lunak
  • 3. Rigid Gas Permeable (RGP) Lens
Saat ini lensa kontak lunak dan RGP yang lebih sering dipakai dengan alasan faktor keamanan dan kenyamanan. Lensa kontak RGP bersifat mudah dilalui oksigen sehingga kornea dapat berfungsi dengan baik. Pada lensa kontak RGP, oksigen bukan hanya didapat pada saat mata berkedip, tapi juga dari udara bebas yang dapat melalui lensa untuk mencapai kornea. Hal ini menyebabkan lensa kontak RGP lebih nyaman dipakai dalam waktu yang lama. Lensa kontak lunak tersedia untuk pemakaian jangka panjang dan pemakaian harian. Kedua jenis lensa kontak lunak ini memiliki kadar lalu oksigen (kemampuan dilalui oksigen) yang berbeda sesuai dengan bahan, kadar air, disain dan ketebalannya. Pemakaian lensa kontak pada awalnya mungkin terasa kurang nyaman dan memerlukan waktu penyesuaian. Jenis lensa kontak lunak hanya membutuhkan waktu beberapa hari untuk penyesuaian, sedangkan lensa kontak RGP memerlukan masa penyesuaian 2-4 minggu. Dalam masa penyesuaian, pasien mungkin agak terganggu dengan adanya rasa mengganjal karena lensa tersebut dirasakan seperti benda asing oleh mata. Perasaan tersebut akan hilang setelah beradaptasi.Pasien dengan mata kering akan lebih sulit beradaptasi bila memakai lensa kontak.

Eksperimen pembuatan soft contact lens baru dilakukan pada akhir - akhir tahun 1950 dengan menggunakan hydroxyethyl methacrylate (HEMA), yaitu sejenis bahan polymer yang dapat mengandung air, yang dibuat oleh Dr. Drahoslav Lim. Bahan ini terus dikembangkan dan masih digunakan sebagai bahan softlens hingga masa sekarang ini....

lensa kontak (temasuk softlens) yang dipakai sebenarnya tidak benar-benar menempel pada kornea, tapi mengambang pada air mata yang melapisi kornea. Lapisan air mata ini terbentuk/terbarui setiap kali mata berkedip. softlens disebut terpasang secara ideal jika masih dapat bergeser sejauh ±1 mm setiap kali mata berke...dip.... Ini untuk memberi kesempatan perbaruan lapisan air mata.

Jika softlens berkadar air rendah dipakai pada mata yang cenderung berlebih air matanya, akan dapat terjadi kondisi soflen yang terlalu longgar sehingga gerakannya berlebihan dan mudah terlepas. Jika softlens yang berkadar air tinggi dipakai pada mata yang cenderung kurang air matanya, akan dapat terjadi kondisi softle...ns yang terlalu ketat. Ini dapat menyebabkan kornea kekurangan oksigen (hypoxia) dan menyebabkan munculnya pembuluh darah pada kornea .

softlens yang diinformasikan memiliki kadar air lebih tinggi, tentunya memiliki pori-pori yang akan menyerap cairan lebih banyak dari pada softlens berkadar air lebih rendah. Jadi, jika softlens tersebut diletakkan di mata pemakai, softlens berkadar air lebih tinggi akan menyerap air mata lebih banyak dari pada sof...tlens berkadar air rendah. jadi softlens yg kadar air tinggi tidak menjamin kenyamanan .

  • Memilih LENSA KONTAK
  • Lensa kontak RGP memberikan penglihatan lebih tajam, mudah dirawat
  • dan dibersihkan, masa pakai lebih lama, mampu mengoreksi astigmatisme yaitu kelainan refraksi yang disebabkan oleh ketidakteraturan kelengkungan permukaan kornea. Namun lensa kontak RGP tidak senyaman lensa kontak lunak dan memerlukan adaptasi lebih lama.
  • Lensa kontak lunak lebih nyaman dipakai dan masa adaptasinya lebih singkat. Lebih kecil kemungkinan akan terlepas sewaktu melakukan aktifitas yang berlebihan dibanding RGP.
Untuk menentukan jenis lensa kontak yang terbaik diperlukan pemeriksaan lengkap dan konsultasi dengan dokter spesialis mata. Pemilihan jenis lensa kontak juga dipengaruhi oleh gaya hidup pasien. Perlu diingat bahwa lensa kontak yang terbaik adalah lensa kontak yang cocok dengan Anda.
  • Kandidat Pemakai LENSA KONTAK
Tidak semua orang cocok memakai lensa kontak. Lensa kontak tidak dianjurkan pada pasien dengan riwayat :
  • • infeksi mata berulang dan alergi
  • • mata kering (produksi air mata sedikit)
  • • bekerja di lingkungan berdebu atau kotor
  • • membutuhkan koreksi lensa prisma
  • Memakai dan melepaskan lensa kontak anda

Bila anda pertama kali memakai lensa kontak, pemeriksa mata anda akan memperagakan kepada anda bagaimana memasang lensa kontak, lalu anda harus mempraktekanya sebentar, jangan gugup jika anda mendapat kesulitan pada waktu pertama – tama mencoba memakai sendiri lensa kontak. Anda akan menguasai dalam waktu yang singkat. Berikut ini merupakan petunjuk pemakaian lensa lensa kontak.

Cara memasang lensa kontak.
  • cuci tangan anda dengan sabun lembut.
  • Pastikan sudah bebas dari lotion, deodoran, atau parfum yang bisa merusak lensa anda atau membuatnya tidk nyaman.
  • Keringkan tangan anda seluruhnya, lensa lunak bisa mendatar jika jari anda basah.
  • Jika anda mengerjakanya dekat bak cuci, tutup pembuanganya.
  • Keluarkan satu lensa dari tempatnya.
  • Periksa lensa dengan teliti untuk memastikan terhindar dari sobek, endapan, atau kotoran.
  • Jika anda melihat keganjilan, letakan lensa pada ujung jari telunjuk anda dengan lengkungan menghadap ke atas.
  • Untuk memasang lensa kontak lunak, tarik kebawah kelopak mata dengan jari tengah anda.
  • Mata melihat keatas hingga bagian putih mata anda terlihat.
  • Letakan lensa kontak perlahan pada bagian putih mata anda.
  • Jauhkan jari anda dan biarkan lensa didalam kelopak mata.
  • Kedipkan mata, dan lensa akan menuju kornea mata anda dengan sendirinya.
Cara melepas lensa kontak.
  • Cuci tangan anda.
  • Keringkan seluruh tangan anda.
  • Jika mata anda kering, sebelum anda melepaskanya teteskan mata anda dengan cairan lensa lubricant.
  • Gerakan lensa kebawah menuju bagian putih anda dengan jari.Tekan lensa dengan lembut dengan ibu jari dan telunjuk, dan angkat arahkan keluar dari mata anda.
Menyimpan lensa Kontak.
  • Letakan lensa kontak ditelapak tangan lalu beri 2 sampai 3 tetes solution ( cairan pemebrsih khusus lensa kontak ), kemudian gosok dengan ujung jari telunjuk (searah) Bilas lensa kontak tersebut dengan solution.
  • Rendam lensa kontak pada tempat lensa kontak dengan solution sesuai dengan aturan yang dianjurkan produsen solution atau praktisi optik anda.
  • Jika lensa kontak ingin digunakan bilas terlebih dahulu,lalu bersihkan tempat lensa dengan solution setelah itu keringkan.
  • Setelah pemakain 2 minggu rendam lensa kontak dengan menggunakan tablet sesuai dengan ketentuan yang dianjurkan, hal ini berguna untuk membersihkan deposit protein yang sulit dibersihkan
Sumber : Exoticon
Share/Bookmark

MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG OPTIK METRO

MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG OPTIK METRO
klik gambar

artikel Populer

my favorit song